Tim Rescue Damkar Bengkulu Selatan Berhasil Padamkan Kebakaran Di Kecamatan Bunga Mas/ist
BENGKULU SELATAN – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan. Satu unit rumah permanen milik warga di Talang Indah, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan, dilaporkan terbakar pada Rabu pagi (17/06/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.46 WIB setelah Satgas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Selatan menerima laporan dari seorang warga bernama Riko mengenai adanya kobaran api yang melanda rumah milik Bapak Junaidi dan Ibu Satri.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Dengan waktu respons (response time) sekitar 15 menit, Satgas Pemadam Kebakaran Bengkulu Selatan mengerahkan dua unit mobil operasional pemadam kebakaran beserta 25 personel untuk melakukan upaya pemadaman.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar sebagian besar bangunan rumah permanen berukuran sekitar 8 x 12 meter persegi. Petugas kemudian langsung melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Upaya pemadaman berlangsung cukup intensif mengingat objek yang terbakar merupakan bangunan rumah permanen.
Setelah berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api. Selanjutnya dilakukan proses pendinginan dan penyisiran di beberapa titik guna memastikan tidak ada bara api maupun sumber api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Berdasarkan hasil sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka.
Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP., M.Si mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat agar kebakaran tidak meluas.
“Kami menerima laporan kebakaran pada pukul 07.46 WIB dan tim langsung bergerak menuju lokasi. Sebanyak dua unit mobil operasional serta 25 personel kami kerahkan untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak merambat ke area sekitar,” ujar Efredy Gunawan.
Ia juga menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik, sehingga masyarakat diminta lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan memastikan penggunaan perangkat listrik sesuai standar keamanan. Dugaan sementara kebakaran ini akibat korsleting listrik. Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Setelah dipastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ditemukan potensi penyalaan kembali, seluruh personel pemadam kebakaran kemudian kembali ke Pos Padang Panjang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh faktor kelistrikan yang masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran rumah tinggal. (thor)
